Martabat Diam | Diam Bersihkan Hati | Mempelajari Kebisuan | Bicara Itu Seperti Obat
صــــلوا على الحبيب . سيدنا محمد ﷺ
اللهم صل على سيدنا محمد وآله وصحبه وسلم
السعادة هي أن يقال اسمك في دعاء أحدكم كل يوم وانت لاتشعر
Diam yang lebih bermakna daripada bunyi, kata-kata, dan kalimat.
Mungkin kita memang perlu mempelajari kebisuan. Mungkin sesuatu tengah terjadi bila kata-kata berhenti dari keadaan. Mungkin seseorang berdiam diri tiba-tiba menengahi suatu kebathilan. Mungkin kita lengah atau tak peduli untuk menangkap makna dalam diam. Atau kita yang tak peka ?
![]() |
| pic by @tiaraozora 1444 H |
Katakanlah,
aku berharap mempercayai apa yang mereka katakan.
Meskipun diam,
wajahmu menceritakan apa yang ada di dalam hatimu.
Kamu orang yang mengerti, jika kamu memilih diam bersama pemahaman, berzikrullah di dalam hati sambil bertafakur akan sifat-sifat Jalal, dan Jamal Allah ﷻ yang mengantarkanmu sampai kepada martabat diam.
Kisah shalihin, Hamdun Bin Qishor pernah ditanya:
“Apa yang membuatkan ucapan para salaf lebih bermanfaat daripada ucapan kita?”
Beliau menjawab :
" لأنهم تكلموا لعز الإسلام، ورضى الرحمن..ونحن نتكلم لعز النفوس، وطلب الدنيا، ورضا الخلق. " صفة الصفوة.
“Karena mereka berbicara dengan tujuan untuk mewujudkan kemuliaan Islam, dan mengharapkan keridhaan Allah ﷻ .
Sedangkan kita ini berbicara dengan tujuan untuk mendapatkan kemuliaan diri sendiri, mencari dunia, dan mengharapkan keredhaan makhluk.”
Aku teringat ada kalangan orang yang arif itu lebih banyak berdiam diri, mungkin kamu diantaranya. Dan orang yang banyak diam bisa mengendalikan lisannya, ia akan selamat dari perkataan yang sia-sia. Karena kamu orang yang tahu bahwa "keselamatan manusia itu terletak pada penjagaan lisannya."
Sampai dikatakan sebuah faedah menerangkan bahwasannya jika kamu melihat hati kamu mulai kotor, badan kamu mulai sakit-sakitan, rezeki kamu mulai sempit. Ketahuilah yang membuat hati kamu gelap, badan kamu sering sakit, dan rezeki kamu sempit itu adalah karena kamu sering berbicara perkara yang tidak bermanfaat juga perkara yang bukan urusan kamu.
Jangan kau tanyakan kepadanya, kenapa ada orang yang terjaga semalaman sambil berdiam diri. Kenapa ada orang menangis sepanjang malam tak mengucap sepatah kata pun. Bagaimana bisa tenang orang yang selalu berpikir ? Bagaimana bisa tidur nyenyak orang yang keinginan ? Orang yang terbangun, dan tidak pernah tidur, begitulah pencinta disetiap malamnya, selamanya akan selalu mengingat. Tiada waktu baginya kecuali merindukan kekasih disemua waktu yang berlalu dengan rindu.
Memikirkan deritanya, sakit sekali rasanya. Namun ada yang menganggap musibahnya sebagai berkah, dan hikmah dari apa yang telah digariskan untuknya. Kini dirinya tak lagi tertipu dengan godaan kehidupan duniawi, dan memilih hati yang tetap menjaga, mengabdi berkhidmah penuh cinta, selalu apa kata DIA, dan menurut setia kepada kekasih.
Mungkin dua orang yang saling cinta itu diam, dan selalu bertemu dalam do'a yang penuh kerinduan. Komunikasi memang tidak selamanya terjadi hanya karena dua mulut menerocos bersahut-sahutan kan ? Diam juga bahasa komunikasi pencinta. Hari-hari sekarang yang dibutuhkan banyak sabar, diam, dan jika diperlukan untuk bersikap cuek pada selain urusannya sebab hati telah lelah mempercayai siapa pun. Terkadang diam lebih jelas daripada bunyi. Pause, jeda, senyap yang penuh arti antara bunyi, dan ucapan lebih bermakna dalam sebuah ruang hampa.
Diam, dan hanya mengikuti berkhidmat penuh cinta adalah kebahagiaan yang terbungkus dalam kemasan rahmat kasih sayang Allah ﷻ . Berkhidmah adalah harga cinta, yang pasti dengannya akan menghadirkan kesetiaan, dan pengorbanan.
Diam,
Dia yang diam, dan rela bertahan dengan perihnya agar kau bisa meraih kebahagiaan. Jika nanti kau sudah di puncak, jangan lupa lihat mereka disana. Bila perlu, angkat mereka ke atas bersamamu. Dia mungkin bahkan orang yang tidak kau duga sama sekali, atau orang yang paling sering kau sakiti, dan kau tak peduli lagi bagaimana kabarnya. Disuksesmu itu bisa jadi ada juga do'a yang selalu terucap meski tak pernah kau dengar sebelumnya. Harapannya di dalam do'a untuk membuatmu bahagia, namun kala kita tidak mampu membahagiakan semua orang setidaknya jangan menyakiti. Semoga Allah ﷻ jadikan kita orang yang tidak mudah menghancurkan perasaan, dan menyakiti siapa pun. Yaa Robb ... jaga hati kami, berikan kami rezeki untuk menjaga perasaan siapa pun. Tujuan berdo'a itu bukan hanya agar di kabulkan. Sekalipun tidak diijabah saat itu juga, setidaknya kau telah mengenalkan dirimu kependuduk langit. Hingga penduduk langit (malaikat) berkata, ....
يا ربي ، صوت معروف من عبد معروف
"wahai Tuhanku, suara yang dikenal (sering didengar) dari hamba yang dikenal (terkenal di penduduk langit)."
Jangan pernah meremehkan kekuatan do'a, sebab do'a adalah senjata orang beriman. "Jangan pernah bilang bahwa Allah ﷻ tidak mengabulkan doa-doamu, tapi bersyukurlah bahwa Allah ﷻ tidak langsung menghukummu ketika kamu berbuat dosa. (KH. Maimun Zubair)"
Barangkali usaha kita belum sempurna, tapi Allah ﷻ tetap mengabulkannya karena do'a kita yang tak letih menggema. Do'a lah yang mampu mengubah takdir. Do'a lah yang mampu menyelamatkan diri saat getir.
Jangan lelah mengulang do'a yang sama. Karena siapa yang paling lama mengetuk pintu-Nya (berdo'a) adalah dia yang berkemungkinan dibukakan pintu pengabulan untuknya. siapa yang paling sering melangitkan do'a maka dialah yang paling besar kemungkinan diijabah akan do'anya.
Diam adalah isyarat saling berbagi cinta mode senyap, dua manusia manis dalam berbagi cinta itu berbisik ke bumi didengar penghuni langit. Diam-diam berbalas mendo'akan. Ikatan cinta yang dikuatkan berkah ujian. Bahagia adalah ketika namamu disebut dalam do'a seseorang setiap hari sementara engkau sendiri tidak menyadarinya.
لو كان الكلام عطر لكانت الصلاة على النبي اجمل العطور
"Andaikan setiap ucapan memiliki wewangian, maka ucapan berupa sholawat kepada Nabi ﷺ adalah wewangian yang paling wangi."
Diam,
dia yang berkhalwat dengan Tuhannya di malam hari,
menetes air matanya meminta ampunan dari ilahi Robbi ...
dia yang tak berpaling walau cobaan bertubi-tubi,
dia yang tak mengeluh sekalipun daging, dan kulitnya melepuh,
Siapakah dia ?
dia yang kata-katanya, kalimat, dan ucapan yang keluar darinya selalu berulang-ulang do'a, dan hanya nama kekasih tercinta.
سيـــــــدنا ... مـــحــــمـــــد ﷺ 💚
Dalam diam, ia bersungguh-sungguh demi sang kekasih yang Al-Qur’an diturunkan kepadanya ﷺ , dan sungguh Al-Qur'an itu menjadikannya kekasih bagi yang tidak mempunyai kekasih, menjadikannya keluarga bagi yang tidak mempunyai keluarga. Sebaik-baiknya hati adalah hati yang menyimpan al Qur'an karena alQuran sebaik-baik kalam.
Ini tanda sayang dariku untuk kalian disetiap pertemuan, dan ku terusan dalam do'a, InsyaAllah . Terutama aku mulai dengan diriku sendiri, dan untuk kalian. Bacalah kalian al-Quran semoga Allah ﷻ menggantikan kesedihan kalian dengan kebahagiaan dalam waktu yang dekat. Nikmatnya kehidupan ini ada pada hati yang bersih, dan amal yang murni karena Allah ﷻ. Menjadikan Allah ﷻ dan RosulAllah ﷺ lebih dicintai daripada apa pun selainnya. Semoga Allah ﷻ anugerahkan kepada kita taufiq untuk terjaga dalam cinta itu ... yaa Robb yaa RosulAllah.
إذا أحب الله عبداً حفظ لسانه أن ينطق بالسوء، وحمى ذلك اللسان من أن يكذب أو يغتاب أو يسب أو يشتم، وزيَّنه بذِكره عز وجل، بتلاوة كلامه، بكلامِ أنبيائه ورسله، بكلامِ الصالحين، بالتذكير بالعلم، وبكل ما يحب الله تبارك وتعالى. (الحبيب عمر بن حفيظ)
"Jika Allah ﷻ mencintai seorang hamba, maka Allah jaga lisannya dari ucapan yang buruk, Allah ﷻ lindungi lisannya dari berdusta, ghibah, mencaci-maki. Dan Allah ﷻ hiasi lisannya dengan berdzikir, membaca Al-Qur'an, membaca Kalam para Nabi dan Rasul, kalam shalihin, mengingatkan ilmu, dan segala yang dicintai Allah ﷻ."
Diam,
Kalam Abuya "Bicara itu seperti obat, jika kadarnya sesuai mendatangkan manfaat, namun jika berlebihan bisa membunuh. (Abuya Habib Ali Zaenal Abidin bin Alwi Al-Kaff)"
لو علم الناس فضل الصلوات على النبي لا يتكلم الناس إلا بالصلوات عليه ...
"Seandainya manusia tahu keutamaan bersholawat kepada RasulAllah ﷺ tidaklah mereka berbicara kecuali dengan selalu membaca sholawat kepada RasulAllah ﷺ."
أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً
RasulAllah ﷺ, bersabda:
“Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat adalah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR.Tirmidzi)
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (Al-Qur'an, surah Al-Ahzab ayat 56)
اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
“yaa Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad (sholallahu alaihi wasallam) serta keluarga dan para sahabatnya.”
❥ @tiaraozora [halima]
baca selengkapnya di Blog | Telegram
https://t.me/tiaraozora https://tiaraozora.blogspot.com
أحبكم في الله
ـــــــــ والله أعلم

Komentar
Posting Komentar
Nasehat yang terbungkus dalam kemasan rahmat serta kasih sayang, cinta, dan ketulusan ~