Langsung ke konten utama

Tersenyumlah! RosulAllah shalallahu alaihi wasallam Adalah Orang Yang Kesulitannya Paling Berat, Tapi Senyumnya Paling Banyak

 Diam

RosulAllah banyak tersenyum, kesulitan yang di hadapi RosulAllah
pic Telegram @tiaraozora "Ketika garis ini lurus, semua orang akan mencintaimu secara tiba-tiba" 


Ada kalanya diam untuk memenangkan diri, 

Ada kalanya berbicara agar orang juga memahami.


Yaa Allah jangan biarkan aku mengurus diriku sendiri, tanpa bantuan dari-Mu yaa Robb.


Sebuah nasehat untuk diri, dari yang telah mengikat janji.


Langkahnya bak pedang terhunus, 

Tak peduli rintangan apa dihadapannya, ia tetap berjalan, 

Dengan senyuman yang melekat dibibirnya, 

Dirinya yang bahagia atas takdir Tuhannya, 

Apa kata "DIA" ia yang menerima segala derita tanpa keluhan di depan manusia.


Diri yang masih bahagia,

Merasa cukup,

Kekurangannya tak membuat ia kecewa,

Semua itu tak mungkin ia dapatkan kecuali ada rasa syukur yang mendalam dari hatinya, dan berkat kecintaannya pada RosulAllah ﷺ .


وَمَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى إِلَّا حَاتَّتْ عَنْهُ خَطَايَاهُ كَمَا تَحَاتُّ وَرَقُ الشَّجَرِ


RasulAllah ﷺ bersabda "Tidaklah seorang muslim yang tertimpa musibah (sakit) melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan dedaunannya." (HR Al Bukhari)


Teringat pesan gurunya, agar ia menjadikan masa lalu sebagai pelajaran, sebagai buku panduan yang bisa dibuka-buka lagi kalau ia sedang lupa pada apa yang harus dihadapi sekarang, 

Ternyata trauma itu ada, 

Akan selalu ada, 

Bahkan ia tak berani lagi melangkahkan kakinya keluar batas, melihat jalanan, melihat orang baru di hidupnya, 

Ternyata ia memiliki luka yang tidak mudah disembuhkan, 

Dan tak seorang pun faham dengan dirinya,

Seakan lara (sakit) berkata padanya, 

"Dengan ini saja sudah lebih dari cukup, melihat yang lain saja sudah tak ada yang menjadikanku bahagia" 

Alasan usia yang semakin bertambah menyempurnakan deritanya, 

Hanya "berpulang" yang dapat menyembuhkan sakit deritanya, 

Diri yang berputus asa pada makhluk, 

Baginya dunia itu tidak berharga,

Akhirnya hanya berujung air mata, dan kafan


Padanya teringat pesan sang guru yang membuatnya senyum-senyum sewaktu dikisahkan tentang penghuni Surga,

Diri seorang murid yang tersenyum lugu mendapat pandangan dan perhatian dari pendidik jasad sekaligus ruh, 

Senyuman adalah bahasa terbaik untuk menyembunyikan kesedihan, 

Maka tersenyumlah sebanyak ia menyembunyikan kesedihannya, 

Guru pendidik jasad dan ruh menyampaikan, 

"Kita punya Allah ﷻ , kita punya Tuhan yang luar biasa Maha baik, kita bisa minta kepada Allah ﷻ "

Kemudian ia mendengar ketika gurunya menyampaikan sesuatu ke seorang diantaranya, 

"Kita yakin sama Allah ﷻ , mereka yakin sama uang"

Seakan sang guru tahu apa yang memberatkan tiap-tiap muridnya,

Beban dipunggung juga yang menyesakkan dadanya, padahal ia tak pernah menceritakan apapun tidak pula pada siapa pun,

Hanya ia dan Tuhannya, 

Mengingat semua kejadian orang-orang yang pergi begitu saja tak punya kasih sayang berharap dunia padanya, 

Sedang ia hanya seorang hamba Allah ﷻ .


Ada saat dirinya dipaksa tersenyum meski sedang dirundung duka, 

Ada kalanya mengeluarkan air mata meski saat bahagia, 

Tak ada yang benar-benar memahaminya, 

Kehilangan adalah cara terbaik menegur untuk bersyukur, 

Namun bersyukur sebelum kehilangan itu jauh lebih baik, 

Allah ﷻ akan menambah rahmat-Nya jika bersyukur,

Bukan jalan-Nya yang sulit,

Tapi kaki kita yang kurang kuat melewatinya,

Sebagaimana yang Allah ﷻ berikan kepada kesayangannya

Kekasih tercinta yaitu RosulAllah ﷺ ,

Sesusah apapun kehidupannya RosulAllah ﷺ tidak pernah berkecil hati,

RosulAllah ﷺ tidak akan pernah takut untuk melangkah,

Meskipun RosulAllah ﷺ bukan hanya tahu kejadian masa lalu, tapi RosulAllah ﷺ juga tahu yang akan datang, 

Bahkan RosulAllah ﷺ mengetahui amal dari umatnya


Maka mintalah selalu kekuatan kepada-Nya terhadap apapun,

Bagi Allah ﷻ hanya tinggal berkata

"Jadilah" 

Maka jadilah sesuatu itu (Al-Qur'an surah Yasiin : 82).

@tiaraozora [halima]


اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ 

ـــــــــ والله اعلم

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harta Yang Melimpah, Tak Seindah Istri Yang Salihah

   صــــلوا على الحبيب 🌸 سيدنا محمد ﷺ اللهم صل على سيدنا محمد وآله وصحبه وسلم yaa RosulAllah ﷺ ...  Nasehat untuk diriku, Masih aman memantau Bulan Safar :') Harta yang melimpah, tak seindah istri yang sholehah عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنه ، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " إنما الدنيا متاع ، وليس من متاع الدنيا شيء أفضل من المرأة الصالحة " Dari Sayyidina Abdullah bin 'Amru bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Dunia itu adalah hiasan, dan tidak ada hiasan dunia yang lebih indah selain wanita yang shalihah." (HR Imam Ibnu Majah) ‏حياء المرأة أشد جاذبية من جمالها "Sifat malu seorang wanita jauh lebih mempesona dari wajah cantik manisnya."  ‏للمرأة ضحكتان ضحكة بوجه طفلها تعلمه معنى الأمومة، وضحكة بوجه حبيبها تعلمه معنى الوفاء "Wanita mempunyai dua tawa : tawa di depan anaknya untuk mengajarkan arti keibuan, dan tawa di hadapan kekasihnya yang mengajarinya arti kesetiaan." اغبى النساء هي تلك التي تقيس جمالها بعدد من يتحرش بها، مسكينة لا ت...

Rasa Sakit Yang Membersihkan Penyakit Jiwa

Bagi Allah ﷻ urusan kita amat kecil. Mintalah pada-Nya agar selalu menguatkan hati , dan langkah kita. Apabila engkau disakiti tatkala berniat melakukan kebaikan, dan tersakiti dalam perjuangan. Jadikan ia senjata guna membersihkan jiwamu. Siramkan kesakitanmu dengan keikhlasan, dan kuatkan hati memohon pertolongan dari Allah ﷻ untuk melanjutkan niat baikmu. Dari rasa sakit jika kau terima dengan suka cita itu, dan kau jadikan ia rasa sakit sebagai senjata guna menyuburkan jiwamu, yang akan memperbaiki hati, memperbaiki jiwa, memperbaiki seluruh qolbu, memperbaiki bathin, dan dzohir, memperbaiki jasad, dan ruh, sehingga lahir pada diri kebaikan, sifat-sifat mahmudah, dan terhapusnya sifat-sifat amarah, padamnya sifat-sifat setan dalam hati.  Hatimu tak sekeras itu kan ? hati itu ada sebabnya menjadi keras karena lalai berdzikir kepada Allah ﷻ . Tidak ada yang lebih baik untuk melunakkan hati daripada mengingat Allah ﷻ . Dengan senantiasa mengarahkan rasa dihati kepada hal-hal yan...